Blogger Template by Blogcrowds

.
Powered By Blogger

askep hematologi



REVIEW HEMATOLOGI

ELEMEN – ELEMEN DARAH :
    a.  Plasma, terdiri dari air (90 %) dan 10 % berupa        gas terlarut, elektrolit, glukosa, lemak,     kolesterol dan vitamin, komponen protein :     asam amino, albumin, imunoglobulin serta     komponen koagulasi dan komplemen.
   b. Elemen – elemen :
   1. Sel darah merah (RBC) atau eritrosit
   2. Sel darah putih (leukosit)
   3. Platelet / keping darah (trombosit)

HEMATOPOESIS

Terjadi di hati dan limpa pada janin, dan sumsum tulang belakang setelah lahir

ERITROSIT

Tidak memiliki inti sel, mitokondria atau ribosom
Hb mrp protein dalam ruang intrasel eritrosit
Masa hidup 120 hari
Dapat berubah bentuk saat bersirkulasi

INDEKS SEL DARAH MERAH

Dilihat dari nilai Ht, konsentrasi Hb dan hitung sel darah tepi terdiri dari :
Mean cospuscular volume (MCV), indikasi untuk ukuran sel darah merah seperti Normositik ; sel yang ukurannya normal, Mikrositik ; sel yang ukurannnya kecil, Makrositik ; sel yang ukurannya besar
Mean corpuscular hemoglobin (MCH) indikasi untuk ukuran berat Hb dalam eritrosit seperti Normokrom ; sel dg jumlah Hb yang normal, Hipokromik ;jumlah Hb sedikit dan Hiperkromik ; jumlah Hb banyak

Mean corpuscular hemoglobin concentration (MCHC), perkiraan konsentrasi Hb dalam single red blood cells

    MCHC =  Hb (g/dl) x 100
                Ht (%)
Hemoglobin
Terdiri dari hem dan globulin,
Setiap molekul Hb memiliki 4 tangkai yang berikatan dengan oksigen.
Hb yang jenuh mengikat oksigen secara total atau penuh, sedangkan Hb yang jenuh parsial atau mengalami deoksigenasi memiliki saturasi kurang dari 100 %
Tugas akhir Hb adalah menyerap CO2 dan ion hidrogen, yang akan dibawa ke paru untuk dikeluarkan melalui pernafasan.

Hb fetus memiliki 2 rantai α dan 2 γ, yang memiliki afinitas yang tinggi terhadap oksigen
Menjelang kelahirannya Hb fetus memiliki 2 rantai α dan 2 rantai β sprt dewasa.
Hematokrit mengindikasikan volume paket sel darah merah yang biasanya nilainya mendekati 3 kali lipat nilai Hb.

PEMECAHAN ERITROSIT
Eritrosit akan lisis setelah berumur 120 hari
Hb akan dilepaskan oleh sel darah merah tsb  diuraikan di hati dan limpa  molekul globulin diubah  asam amino
Besi (Fe) disimpan di hati dan limpa untuk digunakan kembali
Sisa molekul lainnya diubah menjadi bilirubin  diekskresikan mll feces dan urin

LEUKOSIT

Merupakan sel – sel yang bergranula : eosionofil, basofil dan neutrofil dan tidak bergranula : Limfosit T dan B, monosit, makrofag.
Limfosit B bersirkulasi dalam darah, saat ada antigen maka limfosit B akan berikatan dengan antigen (Rx antigen – antibodi)
Limfosit T yang belum matang bermigrasi menuju thymus, setelah matang beredar dalam darah, jika bertemu antigen, limfosit T akan mengeluarkan zat – zat kimia yang melawan m.o patogen serta menstimulai leukosit lainnya.
Monosit terbentuk di sum – sum tulang belakang, masuk ke dalam sirkulasi dalam bentuk immatur dan mengalami proses pematangan menjadi makrofag setelah masuk jaringan.
Makrofag dapat tetap berdiam di jaringan, atau digunakan dalam reaksi peradangan segera setelah sel ini matang.
Neutrofil, basofil dan eosionofil berfungsi sebagai fagosit
Selain itu basofil berfungsi sbg sel mast dan mengeluarkan peptida vasoaktif


TROMBOSIT
Merupakan fragmen sitoplasma, yang berperan mengontrol perdarahan.
Bekerja sama dengan leukosit lainnya dalam proses peradangan dan penyembuhan

LIMPA

Sebuah organ kecil yang terletak di rongga abdomen kiri atas
Mrp Organ limfoid sekunder, yang berbeda dari thymus dan sum – sum tulang.
Limpa banyak mendapatkan suplai darah dari arteri lienalis (splenika), sebuah cabang aorta abdominalis.
Susunan vaskular limpa mengedarkan m.o, sel mati, sisa – sisa lainnya melalui makrofag dan limfosit


FUNGSI LIMPA

Membersihkan darah dari sel darah merah yang lisis dan mencerna mikoroorganisme patogen melalui makrofag
Tempat penyimpanan zat besi hasil dari metabolisme Hb, untuk digunakan kembali oleh tubuh.
Jika tidak terdapat limpa akan terjadi defisiensi zat besi


KELENJAR LIMFE
Kapsul kecil jaringan limfoid yang tersebar di seluruh tubuh ( sistem limfatik, dekat vena limfatika)
Mengandung limfosit, monosit dan makrofag fagositosis
Kelenjar yang terdekat dgn infeksi, terpajan ke mikroorganisme dlm jumlah besar  makrofag dan limfosit berproliferasi  pembesaran kelenjar

PEMBATASAN FUNGSI TROMBOSIT

Penimbunan trombosit yang berlebihan  penurunan aliran darah ke jaringan (sumbatan)  jika lepas  trombus / embolus
Untuk mencegah emboli  trombosit mengeluarkan tromboksan A2  merangsang penguraian trombosit  vasokontriksi lebih lanjut pd pemb.darah
Sel – sel yang tidak cedera didekatnya mengeluarkan prostaglandin (antagonist tromboksan A2) atau disebut prostasiklin I2  agregasi trombosit dan vasodilatasi pembuluh darah shg terjadi hemostatis
Bahan lain yang dikeluarkan trombosit adalah anti heparin suatu zat yang menghambat efek heparin dalam proses pembekuan darah.

BEKUAN DARAH

Sumbatan trombosit semakin kuat seiring dengan pembesarannya dan menghambat sirkulasi sel- sel darah merah dan makrofag
Keseluruhan bekuan distabilkan oleh jaringan serat fibrin

skeletal

SKELETAL

Jenis-jenis otot

 Otot Rangka ( Motoris ),bersifat Volunter atau mudah lelah.
Contohnya : Otot kepala,otot bahu,otot leher dan otot dada.
 Otot Jantung,bersifat Involunter atau tidak mudah lelah.
Contohnya : Otot Jantung.
 Otot Polos,bersifat involunter.
Contohnya : Otot dinding usus,otot uretra dan uterus.


Otot skeletal
Otot skeletal membentuk kira-kira 40 persen dari berat tubuh keseluruhan.berfungsi dalam membuat pergerakan volunter dan menahan tegaknya tubuh.masing-masing otot terbungkus dalam selaput jaringan penunjang dan terdiri dari banyak serat otot,yang memanjang dalam otot dan panjangnya dari 1sampai 40 mm.serat otot terbungkus dalam bundel yang dikelilingi oleh selaput tipis.masing masing serat-serat dari miofibril,masing masing miofibril terdiri dari struktur yang kecil yang disebut miofilamen.
Saraf pada otot terdiri dari serat motorik dan sensorik dalam proporsi yang sama : serat saraf motorik terdapat dalam badan abu-abu dari medula spialis atau batang dan mensuflai sekelompok serat otot,menycebarkan cabang dari masing-masing serat. Masing-masing dari percabangan tersebut berakhir pada motor end plate (GBR. 7.2), struktur yang terletak pada serat otot. Serat syaraf sensorik bermula pada spinel otot, struktur tipis yang panjang terletak dalam tara serat tot dakat dengan perlekatan otot ke tendron.


Nama-nama otot

Letak dan ukuranya

Paktorallis mayor yaitu otot besar pada dada.
Gluteus maximus yatu otot besar pada region glutea.
Latisimusdorsi yaitu otot yang terdapat pada punggung.
Letak dan fungsinya
Flekor digitorum superfisialis yaitu flekskor superfisial dari jari- jari.
Lefator ani yaitu yang terdapat pada anus.
Letak dan bentuknya
Bisep brasialis yaitu otot dua kepela dari lengan.
Rektus femoris yaitu otot perenggang dari paha.
Tulang atau rawan
Sternomastoideus yaitu melekat pada prosessus sternum dan
mastoid.
Sternotiroideus yaitu melekat pada rawan sternum dan tiroid.
Perlengkapan tulang
Sebagian besar otot meleka pada kekua ujung tulang,asal dari otot adalah lebih pada dimana dia melekat.

Tendon
Adalah sekumpulan jaringan penunjang tempat otot dapat melekat dan tempat ujung lainya.

Kotraksi otot
Penggerak utama : kelompak ini merupakan otot utama yang terlibat dalam satu gerakan.
Anagonis adalah otot dengan aksi yang berlawanan dengan penggerak utama.

Otot fiksasi
Dengan meningkatkan teggangan otot keselarasan dari persendian harus benar-benar terjaga apabila aksi tersebut ingin dapat di teruskan dengan tepat.


Otot-otot penting pada tubuh

Otot pada wajah dan kulit kepala
Otot wajah adalah tipis,kecil atau sempit, dan merupakan otot-otot ekpreswajah. Orbikularis okuli yaitu otot yang meligkari sekitar mata dan pada sekitar mata serta dengan kontraksinya mata menjadi tertutup.Orbikularis okuli oris yaitu otot-otot yang melingkari sekitar mulut dan bibir. .M.frontalis yaitu lapisan otot tipis di bawah kulitdahi. M.oksipitalis adalah otot belakang kepala.

Otot-otot pengunyah

M.masseter ialah oblong (berbentuk segi empat dan melekat pada arkus zigomatikus di sebelah atas dan pada angulus mandibularis sebelah bawah M.temporalis adalah otot kipas yang bermula disisi tengkorak diinsersikan oleh tendon ke dalam processus koronoideus mandibularis.

Otot-otot pada leher
M.sternakloidemastoid adalah otot prominen pada sebelah sisi leher.bagian atas dari M.trapezius terletak secara superfisial pada sebelah belakang leher.
Segitiga pada leher di bagi oleh M.sternomastoid dalam segitiga anterior dan prosterior.

Otot-otot pada lengan
Korset Bahu
M.travezius adalah otot yang memanjang dari oksipitale dan di bawah spina servikalis dan vertebra thorakik ke luar akromion dan spina skapula.
Serratus anterior diawali dengan digitasi dari permukaan luar tulang rusuk ke9 dan ke 8 dan memanjang ke arah belakang diantara dinding dada dan bagian depa
N skapula masuk ke dalam perbatasan medialis tulang.Deltoid adalah otot yang tebal di atas bahu.
Lengan Atas
Brakhialis bisep di mulai dengan dua kaput:satu dari processus korakoid skapula yang lainnya dari skapula tepat di atas fosa glenoidus.Trisep Brakhialis di mulai oleh tiga kepala dari skapula dan bagian belakang korpus humeri dan memanjang ke bawah belakang lengan masuk ke dalam olekranon ulna.
Lengan Bawah
Anterior
Otot-otot utama di depan lengan bawah adalah otot-otot superfisial dan fleksor pada jari-jari,fleksor ibu jari dan Otot-otot yang beraksi pada tulang-tulang pergelangan.
Posterior
Otot-otot ektensor dari pergelangan tangan dan jari berakhir pada tendon yang masuk dalam tulang pada pergelangan atau sebelah belakang palangeus.

Tangan
M. tenar adalah otot yang beraksi pada ibu jari dan membentuk thenar eminem.pothenar adalah otot kecil pada jari keligking dan membentuk hipotenar eminen.

Otot-otot pada dinding dada aterior dan posterior

Rektus abdominalis memanjang dari depan sisi atas kostal ke bawah pubik.Oblique eksternal,Oblique internal dan tranversus abdominalis adalah membentuk dinding dada pada sisi-sisi dan di sebelah depan.

Otot-otot dinding dada posterior

Quadratus lumborum adalah otot persegi pendek pada belakang abdomen,memanjang dari rusuk 12 di atas persimpangan iliaka di bawah.


Diafragma
Diafragma merupakan otot yang penting dalam pernafasan .kontraksi dari serat diafragma yang menyebabkan tendon mendorong ke arah bawah dan membentuk ruang diantara menjadi besar.

Otot – otot di punggung

Spina erektor terdiri dari masa serat otot berasal dari belakang sakrum dan bagian perbatasan tulang.Latisimus dorsi adalah otot datar yang berada pada belakang punggung.

Otot-otot tungkai

Bokong
Gluteus maksimus,Gluteus medium,gluteus minimus adalah otot-otot yang ada di bokong.otot tersebut timbul dari permukaan sebelah ilium dengan gluteus maksimus yang sebagian timbul dari belakang sakrum.

Paha
Quardrisep femoris adalah terdiri dari empat buah rektus abdominus,vastus medialis ,vastus laterlis,vastus intermedius.

Kelompok posterior
Bisep femoris ,semitendinsus,adalah hamstring pada sebelah belakang pahat.otot tersebut timbul dari Tuberositi iskial.

Tungkai di bawah lutut

Kelompok anterior
Tibialis Anterior,Ektensor halukis longus,Ekternal digitorum longus timbul dari tibia,fibula dan ligamen Interosus diantara dua tulang,memanang ke bawah tungkai,menjadi tendon dan terisensi melaluinya ke dalam tulang tarsus dan palangeus.

Kelompok posterior
Gastroknemius,soleus,tibialis posterior dan fleksor digitorum longus dari betis.

Telapak kaki

Sebagai tambahan tendon dari otot-otot fleksor yang melewatinya,
Mengandung beberapa otot kecil yang mempunyai aksi pujung kaki.Telapak kaki merupakan struktur yang melengkung dengan lengkugan logitudinal dan Tranversal.


Pertanyaan-pertanyaan

1. Apa yang di maksud dengan Tulang Sesamoid?
2. Jelaskan proses penyambungan tulang?
3. Kenapa si tulang tangan bisa berbunyi?
4. Apakah bentuk tulang rawan tetap atau tidak?
5. Kenapa bisa terjadi Osteoporosis?
6. Maksud Osteoklast menyerap tulang
7. Maksud dan proses deposit kalsium?
8. kenapa tulang bisa bengkok setelah terjadi cidera pada tulang?
9. Apakah di alat kelamin ada tulang?
10. kenapa di otot terjadi parises?
11. Pegal-pegal disebabkan karna apa?
12. Maksud Diafragma mengendor ?
13. Kenapa suka terjadi kram ?
14. Jenis jenis kelainan otot?
15. kenapa Otot bisa menbesar?
16. Bagaimana cara penyembuhan ”pecah ot


Jawaban Pertanyaan :

1. Tulang Sesamoid adalah termasuk lain yang berkembang dalam Tendon otot-otot dan dijumpai didekat sendi.
Contohnya tulang Pattela.
2. Dengan cara pembidayan yaitu : Benda keras yang ditempatkan pada daerah yang patah,dengan cara pemasangan Gips,dengan melakukan pembedahan internal.
3. Karena ada sendi Kapometakarpal yang memungkinkan jari tangan untuk bisa berbunyi.
4. Tetap,tetapi pada saat masih bayi tulang itu lunak dan saat dewasa mengeras.
5. Suatu keadaan dimana kemampuan tulang sudah mejadi tulang yang rapuh dan mudah patah disebabkan karena kekurangan kalsium.
6. Ostoklast adalah sel yang besar dengan banyak inti dan biasanya ditemukan ketika tulang mengalami reabsorbsi memecah atau melarutkan dalam keadaan normal.
7. Garam kalsium mulai mengendap pada serat-serat kolagen.
8. Karena proses penyembuhanya tulang tidak efektif.
9.Tidak ada, hanya otot-otot yang memungkinkan untuk dapat berkontraksi dengan adanya rangsang dari luar.
10. Pelebaran pembuluh darah akibat kerja otot terlalu di paksakan.
11. Karena ada penumpukan asam laktat di otot.
12.Terjadi karena saat itu sedang mengalami proses ekspirasi sehingga menjadi mengendor.
13.Terjadi karena aktifitas otot yang terus menerus sehingga otot menjadi kejang.
14. Kelainan pada otot yaitu
a.tetanus
b.astropi otot
c.gangguan kesalahan aktifitas
d.hernia abdominalis
15. karena di dalamnya ada serabut otot yang apabila otot-otot itu selalu bergerak aktif maka serabut otot itu akan membesar.
16. Dengan cara menyuruh si penderita untuk beristirahat, memberikan steroid agar tidak terinfeksi.

SISTEM ENDOKRIN




Kelenjar Hipopisis

Kelenjar hipopisis terletak dibawah batang otak. Bahwa kelenjar tersebut mempunyai sasaran berbagai kelenjar endokrin lain, sehingga kelenjar ini disebut juga sebagai kelenjar penguasa, dalam perkembangnnya kelenjar hipopisis berasal dari dua jaringan terpisah

1. Nerohipopisis
bagian kelenjar hipopisis ini berasal dari lanjutan jaringan otak, sehingga strukturnya mirirp dengan jaringan syaraf. Sel-sel penghasil hormonnya sendiri tidak berada di hipopisis melainkan di batang otak

2. Adenohipopisis
hipopisis ini merupakan sebagai sebuah kelenjar namun sebenarnya mengandung berbagai sel-sel kelenjar yang masing-masing menghasilkan jenis hormone yang berbeda

Hipotalamus

Hipotalamus merupakan bagian dari batang otak, sehingga jaringan ini termasuk dalam system syaraf otak namun sel-sel syaraf dalam hipotalamus mampu menghasilkan bahan kimia yang dapat mempengaruhi sel-sel kelenjar endokrin

Kelenjar Tiroid

Kelenjar tiroid terdapat di leher berbentuk sepert perisai untuk membuat hormonnya, yaitu tiroksin dan triiodotironin diperlukan bahan yodium
Pelepasan hormone tiroid dirangsang oleh kelenjar adenohipopisis yaitu tiroid stimulating hormone atau hormone tirotropik. Peningkatan metabolisme dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung dan jari-jari bergetar,kelebihan hormon tiroid kadang-kadang disertai dengan tanda bola mata melotot


Kelenjar Paratiroid

Pelepasan hormone ini juga dirangsang oleh hormone yang dihasilkan oleh kelenjar adenohipopisis. Kekurangan kelenjar ini dapat menyebabkan penyakit tetani, yaitu sering timbulnya kontraksi otak dampai dalam bentuk kejang-kejang walaupun oleh rangsangan yang sangat lemah pada otot


Kelenjar Andrenal

Kelenjar ini terletak pada ujung atas setiap ginjal, sehingga dinamakan juga kelenjar suprarenal, bagian korteks kelenjar adrenal menghasilkan hormone kortikosteroid, pelepasan hormone ini diatur oleh ACTH yang dihasilkan oleh kelenjar adenohipopisis. Adrenalin selain dihasilkan sebagai hormone oleh kelenjar endokrin juga dihasilkan oleh ujung-ujung akson syaraf untuk meneruskan impuls syaraf maka adrenalin juga digolongkan dalam neurotransmitter




Peran sistem endokrin

1. Mempertahankan homeostatis dengan mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, keseimbangan kerja enzim dan metabolisme protein, lemak dan karbohidrat serta substansi kimia lainnya.
2. Membantu mensekresikan hormon-hormon yang bekerja dalam sistem persyarafan sehingga membantu tubuh tetap dalam keadaan seimbang dan selalu siap dalam menghadapi keadaan stress
3. berperan dalam pengaturan pertumbuhan dan perkembangan
4. Kontrol perkembangan seksual dan reproduksi

Sistem endokrin disusun atas klenjer-kelenjar ednokrin yang mensekresikan bahan-bahan kimia ke ruang ekstraseluler dan kemudian memasuki pembuluh darah dan mengikuti sirkulasi ke seluruh tubuh untuk menuju organ target.



Sifat alami hormon

Hormon adalah senyawa kimia yang khusus diproduksi oleh kelenjar endokrin tertentu.
Hormon terbagi kedalam hormon setempat dan hormon umum. Sontoh dari hormon setempat adalah asetilkolin yang dilepaskan oleh bagian ujung-ujung syaraf parasimpatis dan syaraf rangka. Sekretin yang dilepaskan oleh dinding duodenum dan diangkut dalam darah menuju pankreas untuk menimbulkan sekresi pankreas, kolesistokinin yang dilepaskan dalam usus halus dan diangkut ke kandung empedu sehingga timbul kontraksai kandung empedu dan pankreas sehingga timbul sekresi enzim. Hormon-hormon tersebut memiliki efek setempat yang khusus sehingga disebut dengan hormon setempat
Sebagian besar hormon umum disekresikan oleh kelenjar endokrin yang khusus. Beberapa hormon umum mempengaruhi semua atau hampir semua sel tubuh seperti hormon pertumbuhan yang disekresikan oleh kelenjar hipofisis anterior dan hormon tiroid yang berasal dari kelenjar tiroid yang meningkatkan kecepatan sebagian besar reaksi kimka dihampir seluruh sel tubuh.
Hormon-hormon lain hanya mempengaruhi jaringan spesifik yang disebut jaringan target, sebab hanya jaringan tersebut yang mempunyai reseptor sel target spesifik yang akanmengikat hormon-hormon yang sesuai agar dapat memacu kerja dari hormon.



Segi kimiawi hormon

Secara kimiawi hormon dapat dibagi dalam tiga tipe yaitu:
1. Hormon steroid: Sebagian besar tipe ini berasal dari kolesterol. Berbagai hormon steroid yang berbeda disekresi oleh: Korteks adrenal (kortisol dan aldosteron), Ovarium (estrogen dan progesteron), testis (testosteron) dan plasenta (estrogen dan progesteron).
2. Derivat asam amino tirosin: Tiroksin, an triiodotironin, epinefrin, dan norepinefrin
3. Protein atau peptida: Pada dasarnya semua hormon endokrin yang penting dapat merupakan derivat protein, peptida atau derivat dari keduanya.



Penyimpanan dan sekresi Hormon

Semua hormon protein dibentuk oleh retikulum endoplasma granular dari sel-sel kelenjar. Protein pertama yang dibentuk merupakan molekul besar yang disebut preprohormon. Protein selanjutnya di pecah menjadi prohormon. Prohormon diangkut dalam vesikel pengangkut retikulum endoplasma menuju badan golgi dan dipecah menjadi hormon protein aktif bentuk akhir. Hormon dipadatkan dan disimpan dalam vesikel sekretorik atau granula sekretorik. Hormon akan tetap disimpan sampai dengan ada sinyal spesifik misalnya sinyal syaraf, hormon lain atau sinyal kimiawi atau fisik setempat.
Kelompok hormon yang berasal dari tirosin dibentuk oleh kerja enzim dalam ruang sitoplasma sel glandular. Pada hormon medula adrenal yaitu epinefrin dan norepinefrin keduanya akan diabsorpsi kedalam vesikel yang telah terbentuk sebelumnya dan akan disimpan sampai saatnya disekresikan. Hormon tiroksin dan triiodotironin sebaliknya, dibentuk pertama kali sebagi bagian dari molekul protein besar yang disebut dengan tiroglobulin dan bentuk inilah yang disimpan dalam folikel besar di dalam kelenjar tiroid. Sewaktu hormon tiroid ini akan disekresikan maka sistem enzim yang spesifik yang terdapat didalam sel glandular tiroid akan ememcah kolekul tiroglobulin itu sehingga memungkinkan hormon tiroid dapat dilepaskan ke dalam darah.
Hormon steroid yang dibentuk didalam korteks adrenal, ovarium atau testis akan disimpan dalam jumlah sedikit di sel glandular tetapi sejumlah besar sel prekursor terutama kolesterol dan berbagai bahan perantara terdapat di dalam sel. Dengan rangsangan yang sesuai enzim yang terdapat didalam sel ini dalam beberap menit akan menyebabkan perubahan kimiawi yang dibutuhkan bagi hormon akhir yang kemudian akan segera diikuti dengan sekresi hormon tersebut.

Hormon di sintesa dari material-material yang ada dalam sel dan disekresikan kedalam ruang ekstraseluler dan memasuki pembuluh darah melalui kapiler-kapiler yang melalui kelenjar tersebut. Hormon yang merupakan steroid larut dalam lemak dan kelarutannya dalam air yang ada dalam plasma sangat buruk sehingga harus ditransportasi dalam darah yang dikombinasi dengan Plasma globular protein. Hormon yang merupakan protein mudah larut dalam air sehingga dapat bersirkulasi dengan bebas didalam sistem sirkulasi. Beberapa hormon dari protein ada yang memerlukan protein pembawa untuk sampai ke sel target.




Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda